Haruna Soemitro Yang Kritik Shin gagal Menjuarai Piala AFF 2020 Mirip Pelatih Lain, Apakah Anda Setuju?

sportskimagazin.com – Kegagalan Timnas Indonesia menjuarai Piala AFF 2020 rupanya disikapi berbeda oleh Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Salah satu anggotanya, Haruna Soemitro, mengkritik kinerja pelatih Shin Tae-yong yang meraih runner-up.

Haruna menyatakan Shin sejatinya tak berbeda dengan pelatih skuad ‘Garuda’ terdahulu yang memberikan lima gelar runner-up di Piala AFF. Haruna memojokkan Shin Tae Yong dan mengklaim rapat antara PSSI dan Shin soal evaluasi timnas berakhir dead lock.

Sontak, hal itu membuat gaduh. Banyak pihak menentang pernyataan Haruna yang memojokkan posisi Shin. Banyak yang menilai Shin telah membangun pondasi bagi Timnas Indonesia karena banyak membawa pemain muda ke turnamen dua tahunan itu.

Haruna Soemitro Yang Kritik Shin gagal Menjuarai Piala AFF 2020 Mirip Pelatih Lain, Apakah Anda Setuju?
Hasani Abdulgani

Anggota Exco PSSI lainnya, Hasani Abdulgani, menilai kiprah Shin bersama Timnas Indonesia sejauh ini telah menunjukkan banyak kemajuan. Apalagi, Indonesia begitu dianggap remeh ketika berlaga di Piala AFF 2020.

“Apa yang dilakukan Shin Tae-yong selama ini sudah banyak kemajuannya. Di Piala AFF 2020, kita kan dianggap remeh, ternyata bisa mengalahkan Malaysia dan Singapura. Lawan Vietnam strateginya dia juga bagus bisa menahan 0-0, apalagi kita juga bisa jadi juara grup,”ujar Hasani ketika berbincang dengan wartawan, Senin (17/1).

Di sisi lain, Sekjen PSSI, Yunus Nusi, menyatakan pihaknya memahami pernyataan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Haruna Soemitro, yang terkesan memojokkan Shin Tae-yong. Menurutnya, hal itu hanya pendapat pribadi dari Haruna.

Haruna Soemitro Yang Kritik Shin gagal Menjuarai Piala AFF 2020 Mirip Pelatih Lain, Apakah Anda Setuju?
Haruna Soemitro

“Ketua umum memahami dan memaklumi pendapat dalam sebuah diskusi di inner PSSI tentang Timnas Indonesia, baik itu diskusi menyangkut hasil Piala AFF 2020, naturalisasi, dan jadwal timnas. Bahkan, apakah penting PSSI akan mengambil posisi sebagai tuan rumah dalam event 2022, baik itu Piala AFF maupun kualifikasi Piala Asia Juni 2022,” ujar Yunus dalam keterangan resminya, Senin (17/1).

“Namun demikian, dalam diskusi dan rapat di inner PSSI, semua tetap menghargai sebuah keputusan yang bersifat kolektif kolegial. Keputusan kolektif kolegial PSSI itu antara lain tetap memberikan kepercayaan kepada Shin Tae-yong hingga 2023 sesuai kontrak. Bahkan tidak menutup kemungkinan untuk memperpanjang kontrak jika performa timnas terus meningkat,”lanjutnya.

Lalu bagaimana menurut Anda? Setuju kah dengan pernyataan Haruna Soemitro?

Sampaikan pendapat Anda pada kolom komentar di bawah ini. Jangan lupa berikan juga penjelasan Anda pada kolom komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.